Bromo, Coban Rondo dan Kota Batu, Malang – Surabaya

131More than 500 words

Assalammualaikum.. Hi Guys!

Oke kali ini, Saya akan membahas perjalanan Saya menuju Yogyakarta-Malang-Surabaya pada 15-18 Desember 2014. Kala itu Saya diajak oleh kakak tingkat Saya yang satu organisasi di Palafne; salah satu organisasi MAPALA UGM.

Sebelum berangkat, kami berempat haruslah mempersiapkan diri dulu, salah satunya tiket menuju Surabaya. Waktu itu harga tiket kereta masih Rp100.000,- dan kita langsung mesen tiket berangkat ke Surabaya dan balik dari Surabaya ke Stasiun Lempuyangan. Ketika di perjalanan, kita tidak berhenti di Surabaya melainkan tetap ngikut kereta yang berhenti di salah satu stasiun di dekat daerah Malang.

Ketika di perjalanan, salah satu anggota keluarga dari teman kami yang tinggal di Malang justru mendadak pergi ke Jakarta. Dan kami survive. Ketika sampai di stasiun itu, sekitar jam setengah 6, kami naik angkutan umum, dan angkutan umum itu berhenti di salah satu agen travel. Karna hari sudah mulai gelap dan kami benar-benar tidak tahu mengenai informasi naik angkutan apa, tempat makan, tempat bermalam dan sebagainya, kami justru daftar jadi member agen travel dan dikenai biaya satu orangnya kurang lebih Rp150.000,-. Menurut kami tidak terlalu mahal. Ketika sampai di tempat penginapan, kami mandi, bersih-bersih dsb lalu makan di warung makan kecil. Malam itu gerimis dan sangat dingin. Setelah makan, kami pun istirahat dengan jaket dan selimut yang tebal.

Sekitar jam 4 pagi, alarm berbunyi dan kami mempersiapkan diri untuk menuju Gunung Bromo. Ada banyak orang yang melihat sunset itu, bahkan tidak hanya pendudukan lokal melainkan dari negara lain pun banyak sekali. Setelah menikmati sunset itu, kami menuju Gunung Bromo, Pasir Berbisik dan Bukit Teletubies.

131

Ketika menuju tempat Pasir Berbisik, kami mendapat informasi dari bapak supir jeep itu bahwa seharusnya kami bisa menyewa satu villa tersebut sekitar Rp250.000,- dan kami justru hanya mendapat 2 kamar saja, tanpa fasilitas makan pagi. Kami bener-bener merasa rugi waktu itu, tapi apa boleh buat, kita bener-bener tidak memiliki informasi dan nasi telah menjadi bubur, eak. Kami nikmati aja perjalanan itu.

Oke, jadi wajar kalau Bromo merupakan salah satu Destinasi Wisata Nasional di Indonesia. Karna memang pemandangannya yang begitu bagus, dan mudah untuk dijangkau menggunakan mobil jeep hardtop. Ada beberapa tempat yang menarik, yaitu pegunungan dari bukit (menyambut sunrise), Gunung Bromo, Pasir Berbisik dan Bukit Teletubies. Ada satu yang kurang, Madakaripura Waterfall, ya itu merupakan Air Terjun yang sangat ingin kami kunjugi namun tidak bisa, dikarenakan bulan Desember masih masuk musim hujan dan harganya pada saat itu relatif mahal. Jadi kita belum sempet ke Air Terjun Madakaripura tersebut. Mungkun ini  sebagian dari foto-foto yang bisa dishare. Selamat menikmati.

566278565332

Setelah dari Bukit Teletubies, kami menuju Terminal (Saya lupa namanya), dan kami mencari penginapan di daerah Kota Batu (kalau ga salah, karna Saya lupa namanya juga, hehe). Kami menginap di Daerah Kota Batu dan harganya sangat murah, yaitu Rp80.000 per kamar per malamnya. Istirahat, dll. Keesokan harinya, kami ke Air Terjun Coban Rondo. Kami naik bis dan ternyata mobil itu tidak sampai ke tempat Air Terjun Coban Rondo tersebut, dan hanya ada Ojek yang waktu itu bagi kami biayanya terlalu mahal dan kurang efektif, karna kami memang hanya berencana untuk ke Air Terjun Coban Rondo saja (tidak ada rencana lain) maka dari itu kami memilih santai dan berjalan kaki kurang lebih menempuh jarak 6 km. Mantab banget, dan ini fotonya.

378

Setelah dari Air Terjun Coban Rondo, kami banyak membeli apel yang murah meriah di tempat asalnya. Lalu balik ke penginapan, dan keesokan harinya kami berencana menuju Kota Batu Malang dan sempat mampir di Makam Pahlawan daerah itu dan ini fotonya.

465

Dan setelah dari sana, kami langsung menuju Surabaya, ke tempat salah satu teman dari temanku menggunakan bis. Kita bermalam di kosan temannya temanku itu, di daerah salah satu universitas di daerah tersebut. Seperti biasa, kami keliling daerah kota malam itu dan pasti ke Jembatan Suramadu, lalu keesokan paginya kami pulang diantar temannya temanku itu menuju Stasiun Surabaya. Print tiket, dan dari Stasiun Surabaya menuju Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. Ada rasa ingin mengunjungi tempat lain, namun apa boleh buat kami harus mempersiapkan diri untuk menghadapi UAS, hehehehe. Sekian, mungkin itu aja yang bisa Saya sampaikan, wassalammualaikum.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s